JOPANG MANGANTI, Lima Puluh Kota – Suasana halaman Kantor Wali Nagari Jopang Manganti, Kecamatan Mungka, berubah menjadi pusat kemeriahan pada pelaksanaan alek budaya nagari bertema “Mambangkik Batang Tarandam”. Acara ini menjadi simbol kebangkitan kembali tradisi Minangkabau yang kian jarang ditampilkan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito Resha, SH, didampingi Camat Mungka Ilda Subul Huriati, S.AP, M.Si. Turut hadir Ketua Bamus, Ketua KAN, Ketua Bundo Kanduang, niniak mamak, serta bundo kanduang nagari. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya warga yang memadati lokasi sejak pagi.
Berbagai pertunjukan seni budaya ditampilkan, mulai dari silek tradisional, tarian Minang, hingga lantunan sholawat. Tidak hanya seni, kuliner khas nagari juga menjadi daya tarik utama. Makanan tradisional seperti tumbuak ubi, kacemuh, lopek, nasi lomak, onde-onde, dan ganepo dipamerkan di sejumlah stan kuliner, menggugah selera para pengunjung.
Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha secara resmi membuka kegiatan ini. Ia mengapresiasi digelarnya alek budaya tersebut dan berharap dapat dijadikan agenda tahunan di Jopang Manganti.
“Alek budaya ini bukan hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga dapat menjadi daya tarik wisata yang memperkenalkan Jopang Manganti ke tingkat kabupaten hingga provinsi,” ujarnya.
Dengan kemeriahan dan kekayaan tradisi yang ditampilkan, alek budaya bertema “Mambangkik Batang Tarandam” diharapkan menjadi momentum kebangkitan seni budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif masyarakat nagari.





